
Public Class VVIP Driver Development Training Jakarta | 29 Agustus 2026
Agustus 31, 2026
Driver Baru Masuk Perusahaan? Ini 5 Hal yang Perlu Disiapkan HR dan GA
September 24, 2026Defensive Driving Training HCML bersama PT Mardhitta Persada Trans diselenggarakan oleh Pro Drive Indonesia pada 21 September 2026. Kegiatan berlangsung di Pro Drive Indonesia Head Office. Pelatihan ini menjadi bagian dari pengembangan kompetensi dan kesadaran keselamatan pengemudi dalam perjalanan operasional.
Pengemudi profesional tidak cukup hanya mampu mengendalikan kendaraan. Ia juga perlu mengenali bahaya sejak dini, memperhatikan pengguna jalan lain, dan mengambil keputusan yang aman. Prinsip tersebut menjadi dasar pendekatan defensive driving dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
Dokumentasi Defensive Driving Training HCML di Head Office
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan pembelajaran di dalam ruangan serta aktivitas di sekitar kendaraan. Kegiatan ini berlangsung bersama tim Pro Drive Indonesia dan peserta dari PT Mardhitta Persada Trans – Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).

Sesi di dalam ruangan memberi ruang untuk mempelajari keselamatan berkendara. Sementara itu, aktivitas di sekitar kendaraan menghubungkan pembahasan dengan situasi yang dihadapi pengemudi saat menjalankan tugas. Dokumentasi tersebut menunjukkan rangkaian kegiatan, bukan hasil penilaian kompetensi peserta.
Prinsip Defensive Driving untuk Pengemudi Operasional
Setiap perjalanan memiliki risiko yang berbeda. Kondisi jalan, cuaca, lalu lintas, kendaraan, dan perilaku pengemudi dapat memengaruhi keselamatan. Oleh karena itu, pengemudi perlu menilai situasi secara berkelanjutan.
Beberapa prinsip Defensive Driving Training yang relevan bagi pengemudi perusahaan antara lain:
- Kenali potensi bahaya. Amati kondisi jalan, persimpangan, kendaraan lain, serta pengguna jalan yang rentan.
- Jaga jarak dan kecepatan aman. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi aktual dan sisakan ruang untuk merespons.
- Periksa kendaraan sebelum berangkat. Pastikan komponen penting kendaraan berada dalam kondisi layak.
- Kurangi gangguan saat mengemudi. Pertahankan perhatian pada jalan dan aktivitas di sekitar kendaraan.
- Ambil keputusan lebih awal. Hindari manuver mendadak dan prioritaskan keselamatan selama perjalanan.
Prinsip di atas membantu menjelaskan mengapa kewaspadaan dan pengelolaan risiko perlu berjalan bersama. Sebagai referensi tambahan, World Health Organization (WHO) menjelaskan faktor risiko kecelakaan lalu lintas, termasuk kecepatan, gangguan saat mengemudi, dan kondisi kendaraan.
Pelatihan Driver sebagai Bagian dari Keselamatan Perusahaan
Perusahaan perlu memperhatikan keselamatan saat kendaraan digunakan untuk bekerja. Tantangannya dapat berbeda menurut rute, jenis kendaraan, serta tuntutan perjalanan. Karena itu, pemahaman pengemudi perlu diikuti dengan prosedur operasional dan pengawasan yang konsisten.

Pelaksanaan Defensive Driving Training HCML bersama PT Mardhitta Persada Trans menjadi bagian dari upaya penguatan kesadaran keselamatan berkendara. Penerapannya perlu terus dibiasakan setelah kegiatan berakhir, baik sebelum maupun selama perjalanan.
Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak terkait atas kepercayaan serta partisipasinya dalam kegiatan ini.
Program Defensive Driving Training untuk Perusahaan
Pro Drive Indonesia menyediakan program pelatihan bagi pengemudi perusahaan. Untuk mengetahui pilihan pelatihan sesuai kebutuhan armada, pelajari Defensive Driving Training Light Vehicle (DDT-LV) dan halaman Training Program Pro Drive Indonesia.
Perusahaan juga dapat membaca artikel perbedaan pelatihan defensive driving preventif dan evasif sebagai referensi awal sebelum menentukan kebutuhan pengembangan driver.
Ingin menyelenggarakan Defensive Driving Training untuk pengemudi perusahaan? Hubungi tim Pro Drive Indonesia melalui halaman Kontak untuk mendiskusikan kebutuhan pelatihan, profil kendaraan, dan kegiatan operasional.
Pro Drive Indonesia — Your Trusted Partner in Road Safety Excellence.





