
Defensive Driving Training PT Multi Nitrotama Kimia | 5 Februari 2026
February 9, 2026
Membangun Budaya Road Safety: Defensive Driving Awareness PDSI 2026
February 10, 2026Defensive Driving Training Dua Batch di Integrated Terminal Balongan
PT Pertamina Patra Niaga | 5–6 Februari 2026**
Dalam operasional sektor energi, keselamatan berkendara menjadi bagian penting dari sistem kerja yang terintegrasi. Pada 5–6 Februari 2026, PT Pertamina Patra Niaga – Integrated Terminal Balongan menyelenggarakan Defensive Driving Training (DDT) yang dilaksanakan dalam dua batch, guna memastikan efektivitas pelatihan dan keterlibatan peserta secara optimal.

Pelaksanaan dua batch memungkinkan setiap peserta mendapatkan pengalaman belajar yang lebih fokus dan mendalam. Defensive Driving Training ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pengemudi dalam mengelola risiko berkendara, terutama dalam mendukung aktivitas distribusi dan mobilitas operasional terminal energi.
Pelatihan diawali dengan pembahasan mengenai konsep dasar defensive driving, termasuk pengenalan potensi bahaya di jalan, pentingnya pengendalian emosi saat berkendara, serta pengaruh perilaku pengemudi terhadap keselamatan kerja. Materi disampaikan dengan pendekatan kontekstual yang relevan dengan aktivitas operasional di lingkungan terminal.


Sesi praktik dan assessment menjadi bagian penting dari program ini. Peserta diuji dalam membaca situasi lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai simulasi kondisi berkendara. Pendekatan ini menekankan bahwa keselamatan bukan hanya soal mengikuti aturan, tetapi juga kemampuan berpikir ke depan.

Dengan pelaksanaan dua batch, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap peserta memperoleh perhatian yang cukup serta evaluasi yang lebih akurat. Hal ini mendukung tujuan utama pelatihan, yaitu membangun perilaku berkendara yang konsisten, disiplin, dan bertanggung jawab.
Bagi PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan, Defensive Driving Training ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Pengemudi yang terlatih secara defensif berkontribusi langsung terhadap pengurangan risiko kecelakaan dan peningkatan keandalan operasional.
Keselamatan berkendara bukan pilihan, tetapi standar kerja yang harus dijaga bersama.
Perusahaan Anda mengelola operasional berisiko tinggi? Defensive Driving Training yang terstruktur dan berbasis kebutuhan operasional adalah solusi yang relevan dan berdampak nyata.


