
Manajemen Kelelahan & Pencegahan Microsleep untuk Pengemudi
December 8, 2025
Pelatihan Service Excellent Pengemudi PT PLN (Persero) | Premium Service Performance
December 16, 2025Penguatan Kompetensi Berkendara Aman di Pertamina EP – Rangkaian Pelatihan Bunyu dan Sangasanga di Akhir 2025
Keselamatan selalu menjadi landasan utama dalam operasional industri migas, terutama pada aktivitas yang melibatkan mobilitas tinggi. Untuk memastikan seluruh personel memiliki standar pemahaman yang sama terhadap praktik berkendara aman, Pertamina EP melaksanakan rangkaian pelatihan keselamatan mengemudi di dua wilayah operasi, yaitu Bunyu Field dan Field Sangasanga, pada 18–21 November 2025. Kegiatan ini melibatkan total 44 peserta dari tiga batch dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya keselamatan sekaligus mendukung pencapaian target zero accident.
Pelaksanaan Pelatihan di Dua Wilayah Operasi
Rangkaian kegiatan dimulai di Bunyu Field pada 18 November 2025. Peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai teknik mengemudi aman, kemampuan antisipatif, pengenalan risiko, serta bagaimana memutus rantai potensi bahaya sebelum menjadi insiden. Kondisi geografis Bunyu yang memiliki jalur terbatas dan karakteristik medan tertentu menjadi alasan kuat mengapa kesiapan pengemudi di wilayah ini harus diperkuat secara konsisten.
Setelah penyelenggaraan di Bunyu, pelatihan berlanjut ke Field Sangasanga pada 20–21 November 2025. Dua batch tambahan ini memberikan penguatan materi mengenai kesadaran risiko, pola pikir berkendara aman, dan konsistensi perilaku dalam menghadapi dinamika lalu lintas maupun area kerja. Materi yang disampaikan diselaraskan dengan tantangan operasional di Sangasanga, mulai dari mobilitas kendaraan lapangan hingga interaksi dengan peralatan berat dan aktivitas operasional yang berjalan secara simultan.
Walaupun lokasi berbeda, seluruh materi dirancang dengan standar yang sama sehingga peserta dari tiga batch memperoleh pemahaman yang selaras, baik dari sisi teknik berkendara, perilaku, maupun prinsip keselamatan kerja.

Penyampaian teori sebagai bagian dari Defensive Driving Training untuk memperkuat teknik mengemudi aman dan kesadaran risiko.
Menyatukan Teknik, Sikap, dan Kesadaran Risiko
Pelatihan dirancang untuk memastikan setiap peserta memahami bahwa keselamatan berkendara bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga kombinasi antara disiplin, ketenangan, dan kemampuan memprediksi kondisi yang bisa menimbulkan bahaya. Materi utama yang ditekankan meliputi:
1. Mengemudi Antisipatif
Peserta dilatih untuk membaca kondisi jalan, memantau perubahan situasi, menjaga ruang aman, dan mengendalikan kecepatan secara stabil. Pendekatan ini sangat relevan dengan kondisi Bunyu dan Sangasanga yang menghadirkan lingkungan operasional berbeda namun sama-sama memerlukan konsentrasi tinggi.
2. Pengenalan dan Mitigasi Risiko
Peserta mempelajari cara mengidentifikasi potensi bahaya di jalan maupun area kerja. Mulai dari risiko tabrakan, kondisi jalan sempit, interaksi dengan kendaraan berat, hingga pengaruh faktor cuaca dan lingkungan operasi.
3. Pembentukan Perilaku Aman
Selain teknik, pelatihan menguatkan aspek perilaku melalui disiplin penggunaan sabuk keselamatan, pengurangan distraksi, serta kebiasaan pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi. Konsistensi dalam perilaku ini menjadi dasar untuk menjaga keselamatan jangka panjang.
4. Respons Cepat dan Tepat di Situasi Tidak Terduga
Lingkungan migas seringkali mengharuskan pengemudi merespons situasi mendadak. Pelatihan ini memastikan peserta memahami cara bertindak aman ketika menghadapi kondisi yang berubah secara tiba-tiba.
Standarisasi Pemahaman untuk Seluruh Peserta
Walaupun dilaksanakan di dua wilayah dengan tiga batch terpisah, rangkaian pelatihan ini memiliki satu tujuan: menyatukan standar kompetensi dan pemahaman seluruh personel yang terlibat dalam aktivitas mobilitas operasional. Dengan materi yang terstruktur dan relevan dengan kondisi lapangan, pemain dari Bunyu maupun Sangasanga telah dibekali kemampuan dan pola pikir yang sama mengenai pentingnya berkendara aman.
Pendekatan ini memastikan tidak ada perbedaan tingkat kesiapan antarwilayah operasi, sehingga seluruh personel dapat bekerja dengan ritme keselamatan yang seragam.
Kontribusi pada Target Zero Accident
Mobilitas merupakan salah satu aktivitas paling kritis dalam operasi migas. Dengan meningkatkan kesiapan 44 peserta dari tiga batch, Pertamina EP memperkuat fondasi keselamatan yang berperan langsung dalam menjaga kelancaran operasi. Pelatihan ini bukan sekadar penyelenggaraan rutin, tetapi investasi untuk menekan insiden yang berasal dari faktor manusia serta membangun budaya keselamatan yang lebih matang dan berkelanjutan. Setiap peserta kini memiliki peran sebagai agen keselamatan yang membawa pemahaman tersebut ke lingkungan kerja masing-masing. Dengan kompetensi yang lebih kuat, risiko berkendara dapat diminimalkan, dan target zero accident dapat dijalankan secara lebih realistis.
Rangkaian pelatihan di Bunyu Field dan Sangasanga menjadi bukti nyata komitmen Pertamina EP dalam menjaga kualitas keselamatan operasional.
Dengan penyampaian materi yang terstandarisasi, relevan dengan kondisi lapangan, serta penekanan pada perilaku dan kesadaran risiko, seluruh peserta kini memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola bahaya berkendara. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, budaya keselamatan akan terus tumbuh dan menjadi bagian dari identitas kerja setiap personel. Keselamatan adalah pondasi, dan pelatihan ini memperkuat pondasi tersebut untuk mendukung kelancaran operasional di seluruh wilayah kerja.

Momen penutup setelah peserta menyelesaikan penilaian praktik berkendara pada sesi on road assessment.
Ingin meningkatkan standar keselamatan berkendara di lingkungan kerja Anda?
Pro Drive Indonesia siap mendukung pengembangan kompetensi tim melalui program pelatihan keselamatan yang terstruktur, relevan dengan kondisi lapangan, dan berorientasi pada zero accident. Bangun budaya keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan mulai sekarang bersama Pro Drive Indonesia.


